liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

5 Fakta GOTO Buka-bukaan soal Saham yang ARB Berjilid-jilid

5 Fakta GOTO Buka-bukaan soal Saham yang ARB Berjilid-jilid

Jakarta

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (PERGI KE) selama beberapa hari berturut-turut mengalami penurunan terendah dalam sehari atau bottom auto reject (ARB). Bos besar GOTO pun membuka suaranya.

Inilah faktanya:

1. GOTO ARB Bagikan 6 Kali Berturut-turut

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali turun pada pembukaan perdagangan, Kamis (8/12/2022). Saham emiten ini kembali mengalami penurunan terendah dalam sehari atau bottom of auto reject (ARB).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dikutip dari data RTI, pada pukul 09.07 saham GOTO sejak pagi tadi telah anjlok 7 poin atau 6,64% ke level Rp 100 dari posisi sebelumnya Rp 107.

Pada pembukaan waktu itu, total 166,38 juta saham GOTO diperdagangkan. Nilai transaksi mencapai Rp 16,63 miliar.

Saham GOTO sendiri sudah turun ke ARB setidaknya 6 kali sejak 1 Desember. Setiap hari perdagangan saham hingga hari ini saham GOTO terus jatuh ke ARB.

2. Faktor Ekonomi Persaingan

Presiden Direktur PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (PERGI KE) Patrick Cao mengatakan bahwa penyebab turunnya saham perusahaan antara lain kondisi ekonomi makro, pasar modal, kondisi persaingan dan kinerja perusahaan.

“Fluktuasi harga saham sama dengan saham perusahaan publik lainnya, yaitu mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, tidak terbatas pada kondisi ekonomi makro, pasar modal, kondisi, persaingan, dan kinerja perusahaan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi publik. virtual GOTO, Kamis (12/8/2022).

Dia pun mengakui, berakhirnya masa lock-up saham GOTO pada 30 November 2022 kemarin juga turut menambah beban saham perseroan. Karena investor jumbo sebelum IPO sudah bisa merealisasikan keuntungannya dengan menjual saham perusahaan

3. Investor jumbo menjual saham

Selain itu, penurunan saham juga disebabkan banyaknya investor besar yang menjual kepemilikannya. Proses penjualan saham tersebut dilakukan setelah masa lock-up dibuka pada 30 November 2022 kemarin.

“Dengan berakhirnya lockout, jumlah saham yang beredar di pasar menyebabkan transaksi jual beli saham meningkat. Hal ini mungkin disebabkan beberapa hal, antara lain investor awal yang masuk dengan harga lebih rendah yang mendapat untung. ,” dia berkata.

“Berakhirnya investasi bagi investor keuangan, dan integritas likuiditas di akhir tahun untuk kebutuhan likuiditas lainnya,” lanjutnya.

Menurut Patrick, semua faktor tersebut berada di luar kendali perusahaan. “Banyak dari variabel tersebut berada di luar kendali dan pengetahuan perusahaan,” lanjutnya.

4. Investor Jumbo Masih Percaya

Meski banyak investor ternama yang menjual investasinya, GOTO tetap yakin para investornya masih memiliki kepercayaan terhadap fundamental perusahaan. Perusahaan juga memahami bahwa para investor ini menjual saham.

“Adalah umum bagi pemegang saham untuk mencari likuiditas setelah penguncian berakhir. Ini terutama berlaku jika mereka adalah investor awal di perusahaan. Kami umumnya percaya mereka terus percaya pada fundamental dan potensi pertumbuhan bisnis. PERGI KE maju,” katanya.

5. Pastikan perusahaan akan menguntungkan

Patrick memastikan perseroan akan terus fokus meningkatkan kinerja perseroan melalui produk-produk perseroan. Kemudian, efisiensi juga akan dilakukan untuk mempercepat keuntungan atau meningkatkan keuntungan perusahaan.

“Perseroan terus fokus untuk mendorong pertumbuhan prospek produk yang berkelanjutan, meningkatkan engagement dari konsumen yang berkualitas, serta meningkatkan efisiensi untuk mempercepat jalan kami menuju profitabilitas,” tutupnya.

(di sana)