liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

5 Pasangan Non Suami-Istri di Makassar Terjaring Sweeping Indekos

Lima pasangan bukan suami istri di Makassar terjaring saat polisi melakukan sweeping indekos. Sweeping dilakukan akibat marak buang bayi.


Makasar, CNN Indonesia

Lima pasangan belum menikah ditangkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar dalam operasi razia di beberapa rumah kos yang diduga sering menjadi tempat pornografi.

Kasat Reskrim Polres Makassar AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan pihaknya melakukan operasi di tiga tempat yakni Jalan Ance Daeng Ngoyo, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Boulevard.

Saat operasi, petugas menemukan vokalis band lokal dan rekannya di sebuah kost. Pasangan itu diketahui tidak memiliki status perkawinan hingga polisi menangkap mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami mendapatkan lima pasangan dan salah satu pasangan mengaku sebagai penyanyi entertainment di salah satu kafe lokal di Makassar,” kata Reonald, Sabtu (12/3).

Selain itu, polisi juga menangkap beberapa pasangan yang masih berstatus pelajar.

Usai menangkap kelima pasangan yang belum menikah itu, PPA Polrestabes Makassar akan berkoordinasi dengan Pemkot Makassar.

“Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah, karena sudah ada peraturan daerah tentang hubungan di luar nikah,” kata Reonald.

“Kami sedang meninjau prostitusi online,” katanya.

[Gambas:Video CNN]

Reonald menjelaskan, operasi penyisiran rumah kos dilakukan menyusul maraknya pembuangan bayi di Kota Makassar belakangan ini. Menurutnya, ini sebagai langkah preventif ke depan.

“Akibat meningkatnya kasus pembuangan bayi di Makassar, kami menemukan banyak mayat bayi dan balita di Makassar. Makanya kami melakukan antisipasi terkait hal ini,” pungkasnya.

(mir/chri)