liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

AKP Rifaizal Cerita Momen Terbang ke Rumah Yosua di Jambi Pakai Jet

Eks Kanit 1 Krimum Satreskrim Polres Jaksel AKP Rifaizal mengaku diajak terbang ke Jambi menggunakan jet. Salah satu yang juga ikut adalah Hendra Kurniawan.


Jakarta, CNNIndonesia

Mantan Kasat Reskrim 1 Polres Jaksel AKP Rifaizal Samual menceritakan momen dirinya terbang ke Jambi untuk menemui keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan pesawat jet.

Rifaizal terbang bersama mantan Karo Paminal Propam Polri Hendra Kurniawan.

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Rifaizal mengatakan saat itu dirinya diundang oleh mantan Kepala Detasemen (Kaden) A Biro Paminal Polda Propam Agus Nurpatria untuk mewakili Korsel. Satuan Reserse Kriminal Polda Metro Jaya AKBP Ridwan Rheky Nellson Soplanit.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ia berangkat bersama Hendra, Agus, dan mantan Kabag Roprovost Gakum Divpropam Polri Susanto dan asistennya.

Brigjen HK [Hendra Kurniawan]SEBUAH [Agus Nurpatria]Kombes Susanto dan empat asisten masing-masing,” kata Rifaizal.

“Dengan apa?” tanya ketua majelis hakim Wahyu Iman Santosa.

“Naik pesawat jet,” kata Rifaizal.

“Tahu siapa pemiliknya?” lanjut hakim.

“Saya tidak tahu,” kata Rifaizal.

Rifaizal mengatakan, ada puluhan polisi yang menjaga rumah keluarga Brigadir J. Mereka terdiri dari Polres, Polda, dan Polda.

“Izin Yang Mulia saat datang memang banyak anggota Polres, Polda, Polda, sekitar 50 anggota yang melakukan pengamanan di rumah almarhum,” ucapnya lagi.

Dia mengungkapkan bahwa ada keributan atas rekaman acara tersebut.

“Saya bersama AN dan HK. Sempat heboh rekaman handphone karena pesanan awal tidak perlu ramai, tapi Pak HK tidak marah. Keluarga histeris itu biasa,” jelas Rifaizal.

Sebagai informasi, Rifaizal dicopot dari jabatannya berdasarkan sidang etik beberapa waktu lalu. Dia saat ini ditempatkan di divisi Yanma Polri.

Sebanyak 17 saksi dipanggil kejaksaan untuk diperiksa dalam sidang hari ini. Namun, yang dipastikan hadir hanya sembilan orang termasuk Rifaizal.

Sementara itu, Sambo dan Putri diadili atas dugaan pembunuhan terencana terhadap Yosua.

Tindak pidana ini melibatkan tiga terdakwa lainnya yakni Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf.

Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 1 KUHP.

(ryn/tsa)

[Gambas:Video CNN]