liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Babak Baru Tukang Becak Bobol Nasabah BCA Rp 320 Juta, OJK Turun Tangan

Babak Baru Tukang Becak Bobol Nasabah BCA Rp 320 Juta, OJK Turun Tangan

Jakarta

Kasus tukang becak yang meretas akun pelanggan BCA Masuk bab baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu menjadi regulator yang akan memanggil pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Deputi Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Sardjito menjelaskan, kasus tersebut kini sudah masuk ke ranah pengadilan. Meski begitu, OJK akan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak.

“Jika diperlukan terkait tugas OJK untuk menjalankan fungsi perlindungan konsumen, kami akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sebagai regulator, lanjut Sardjito, OJK meminta, mengingatkan, dan mengimbau setiap pengguna untuk menjaga dengan baik semua rahasia terkait kepemilikannya di industri jasa keuangan.

“Hal-hal yang bersifat rahasia harus dijaga dengan baik karena pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengeksploitasinya dan dapat merugikan penggunanya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bank BCA akan digugat akibat tukang becak di Surabaya menggelapkan uang rekening bank. Muin Zachry, pemilik rekening yang uangnya disedot hingga Rp 320 juta oleh tukang becak, berniat menggugat BCA dan menuduh teller yang dianggap lalai mencairkan uang tersebut kepada orang lain.

Melalui kuasa hukum dan putrinya, Dewi Mahdalia, Muin mengatakan pihaknya akan melapor ke BCA dan kasir. Pihaknya siap menggugat secara perdata maupun pidana.

“Rencananya saya akan somasi dulu. Setelah itu saya laporkan ke BI (Bank Indonesia), ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan), juga ke Polda Jatim,” kata Dewi seperti dikutip detikJatim.

Kasir Polisi

Muin selaku pemilik rekening mengaku kecewa dan akan mengawasi kasir BCA. Pasalnya, Muin mengaku tidak puas dengan tanggapan BCA yang menyebut pembobolan itu karena kelalaian nasabah.

Penasehat hukum sekaligus putrinya, Dewi Mahdalia, mempertanyakan sistem keamanan bank tersebut. Dewi heran mengapa bank seperti BCA dengan mudah memberikan uang kepada orang lain. Dewi menilai bank lalai dan ceroboh. Sistem keamanan dan keabsahan Bank BCA, menurut dia, mudah dibobol.

“Bukankah keamanan bank internasional seperti BCA tidak terjamin? Bayangkan dibacok tukang becak. Padahal bankirnya sarjana. Ini bukan main-main, tapi itu terjadi,” ujar Dewi

(kil/dna)