liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Bela Palestina, Sopir Taksi Qatar Usir Jurnalis Israel di Piala Dunia

Sopir taksi itu menolak mengangkut sang jurnalis setelah mengetahui penumpangnya tersebut merupakan warga Israel.


Jakarta, CNNIndonesia

Seorang sopir taksi masuk Qatar mengusir wartawan media Israel Berita KAN, Dor Hoffman yang ingin meliput perhelatan Piala Dunia 2002 sudah selesai.

Sopir taksi menolak untuk mengangkut jurnalis tersebut setelah mengetahui bahwa dia adalah orang Israel. Pengemudi itu mengatakan Israel telah “membunuh saudara-saudaranya” dalam dugaan referensi ke Palestina.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sopir taksi segera menghentikan kendaraan dan menurunkan jurnalis tersebut setelah mengetahui bahwa Hoffman berasal dari Israel.

Hal itu terungkap dari pengakuan Hoffman yang dibagikannya saat meliput pertandingan Piala Dunia Qatar 2022.

Hoffman juga mengatakan pengemudi menolak menerima uang tersebut.

“Dia menghentikan saya di tengah, mengatakan dia tidak akan menerima uang itu karena kami membunuh saudara-saudaranya,” kata Hoffman seperti dikutip The Jerusalem Post.

Tetap saja, Hoffman mengatakan dia baik-baik saja dan memutuskan untuk mencari taksi lain.

Selain itu, Hoffman juga melaporkan dirinya dijaga ketat oleh petugas keamanan saat berada di sebuah pantai di Qatar.

Hoffman mengatakan petugas keamanan tiba-tiba datang dan menendang dia dan timnya keluar dari area publik.

[Gambas:Video CNN]

Menurutnya, petugas keamanan itu diterjunkan setelah meminta izin restoran setempat untuk syuting di sana.

“Pemiliknya bertanya dari mana kami berasal. [Lalu] dia memanggil penjaga keamanan untuk mengawal kami setelah mengetahui kami orang Israel,” katanya.

Pemilik restoran, kata Hoffman, bahkan berhasil menyita ponselnya. Hoffman mencurigai pemilik restoran menghapus semua foto yang diambil di restorannya.

“Saya merasa terancam,” akunya.

“Ini adalah sesuatu yang harus didiskusikan,” kata Hoffman.

Terkait kejadian ini, Hoffman pun mengingatkan warga Israel yang bepergian ke Qatar untuk berhati-hati. Menurutnya, pemudik harus bisa menjaga keselamatan diri sendiri karena kejadian seperti yang menimpa mereka bisa menimpa siapa saja.

“Kita harus belajar menghadapi kejadian ini, karena orang Israel sering bermusuhan. Itu bisa terjadi pada siapa saja. Kita perlu menjaga diri kita sendiri dan memahami itu [perjalanan ke Qatar] Itu bagian dari pekerjaan,” katanya.

“Saya tidak tertarik dengan cerita seperti itu, saya ingin berbicara tentang sepak bola.”

Pada hari Kamis, Hoffman bercanda di Twitter bahwa “setiap orang Israel yang bepergian ke Qatar harus mengatakan bahwa mereka berasal dari Malta. (Karena) tidak ada yang tahu apa-apa tentang Malta,” cuitnya.

Malta sendiri merupakan sebuah negara pulau di Eropa Selatan yang terletak sekitar 80 kilometer selatan Italia.

Qatar diketahui menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Hubungan antara Qatar dan Israel sejauh ini belum ada hubungan resmi.

Namun Qatar sejauh ini sangat kooperatif dengan para pejabat Israel. Qatar juga secara teratur menerima permintaan Israel untuk Makanan Kosher atau makanan yang diizinkan untuk dimakan berdasarkan hukum Yahudi dan menerima penerbangan langsung dari Yerusalem.

(blq/rds)

[Gambas:Video CNN]