liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

BMKG Ungkap Fenomena Ikan Terdampar di Jakut Bukan Tanda Gempa

Fenomena terdamparnya banyak ikan kecil di pesisir Pantai Mutiara, Jakut, disebut bukan tanda gempa. Lalu apa?


Jakarta, CNNIndonesia

Ada banyak fenomena yang terdampar ikan kota kecil di pesisir pantai mutiara, jakarta utara, tidak menjadi pertanda akan hal itu terjadi gempa bumi.

Pada Rabu (30/11), media sosial diramaikan dengan video penampakan sekumpulan ikan kecil yang terdampar di pesisir Pantai Onrust, Kepulauan Seribu dan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

Banyak warga membagikan video fenomena alam ini. Beberapa warga mengambil ikan yang muncul untuk dibawa pulang dengan menggunakan ember.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Eko Prasetyo mengungkapkan, fenomena tersebut bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan. Pertama, faktor angin dan arus laut.

“Banyak faktor antara lain kesuburan perairan, angin, dan arus laut. Tidak ada hubungannya dengan gempa ya,” ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (30/11).

Tanpa terlihat, lanjutnya, angin laut mendorong ikan-ikan kecil yang terbawa arus hingga terdampar di pantai.

Ia juga meminta masyarakat tidak panik karena fenomena ini juga bisa terjadi pada ikan yang lebih besar seperti paus atau lumba-lumba.

Hal ini karena ada kemungkinan angin yang membawa ikan kecil akan menarik perhatian ikan yang lebih besar untuk mencari makan di sepanjang rantai makanan.

“Otomatis ikan kecil juga akan diikuti oleh ikan besar sebagai rantai makanannya,” ujarnya.

Kedua, Eko membuka kemungkinan berbagai nutrisi lain yang dibutuhkan ikan-ikan kecil akan mengikuti angin ke pantai, sehingga mendorong ikan-ikan itu untuk mendekatinya.

Ketiga, kata dia, kandungan klorofil-a yang merupakan salah satu faktor kesuburan laut.

Namun, Eko menyatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk bisa mengetahui penyebab ikan-ikan kecil itu terdampar di pantai.

“Sisanya sementara ya, tapi perlu kajian lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Eko, terdamparnya ikan-ikan kecil ini bisa dikatakan sebagai fenomena langka akibat oseanografi yang tidak normal. Namun, bisa menjadi sumber pendapatan warga karena bisa memanen ikan tanpa menggunakan jaring di laut.

(antara/ar)

[Gambas:Video CNN]