liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Bos MRT Buka Suara soal Rencana Caplok KCI, Singgung PSO

Bos MRT Buka Suara soal Rencana Caplok KCI, Singgung PSO

Jakarta

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat angkat bicara terkait pembelian sebagian saham PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Menurut Tuhiyat, sejauh ini belum dilaksanakan karena masih menunggu keputusan terkait Passenger Service Obligation (PSO).

Latar belakang pembelian sebagian saham PT KCI bermula dari Rapat Terbatas (Ratas) Presiden Joko Widodo pada 8 Januari 2019. Ratas mengamanatkan integrasi angkutan umum untuk wilayah Jabodetabek dalam 1 otoritas atau lembaga seperti di London atau Singapura.

Oleh karena itu, pembelian sebagian saham tersebut, khususnya di wilayah DKI Jakarta diharapkan dapat dilakukan oleh 1 lembaga. Namun, hingga saat ini masih menunggu keputusan siapa yang akan menanggung PSO.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Karena KCI memiliki nilai ekonomis, maka kami melakukan kajian dengan konsultan saat itu dan nilainya hampir disepakati karena sudah ada CSPA (perjanjian jual beli bersyarat). SPA bersyarat sudah ada, jadi semua itu tinggal tanda tangan. Kok belum jadi? Alasan terkait dengan beban PSO,” ujarnya di Forum Wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023).

“Kalau PSO kebanyakan dibeli oleh Pemda DKI, siapa yang bertanggung jawab? Apakah masih pusat? Ini yang ingin kita selesaikan, jadi belum terlaksana,” lanjut Tuhiyat.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ada peluang untuk menyatukan PT MRT Jakarta (Perseroda), PT LRT Jakarta dan PT KCI. Mereka sangat terbuka dengan potensi ini.

“Makanya salah satu pertemuan dengan Pak Heru, bisa kita konsolidasi beberapa aset antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Misalnya kita bicara transportasi eksisting antara MRT, LRT, Commuter Line, itu bisa disinergikan,” ujar Erick usai acara Ulang Tahun Kalla Group. di Hotel Kempinski, Jumat (28/10/2022) lalu.

Terkait rencana pengambilalihan PT KCI oleh Pemprov DKI Jakarta, dia menolak berkomentar banyak hal. Menurutnya, belum ada tindak lanjut pembahasan sehingga belum ada yang perlu dibicarakan.

“Belum ada pembicaraan, jadi saya tidak mengatakan apa-apa yang belum dibicarakan,” katanya.

Menurut dia, rencana akuisisi perlu diperhitungkan secara matang. Pasalnya, langkah tersebut berpotensi mempengaruhi harga tiket.

“Semuanya harus dihitung, kamu harus ikut. Sekarang kamu kembali, ketika kamu bergabung, tarif kereta api akan naik, kamu mau tidak?” kata Eric.

(hons/hons)