liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Buwas Ungkap Ada Penggiling Nakal Sengaja Naikkan Harga Beras 800/Kg

Kementan Mau Bantu Bulog Serap Beras, Nasib Impornya Gimana?

Jakarta

Perum Bulog mengungkapkan ada produsen yang sengaja menaikkan harga beras. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba dari Rp 10.200 per kilogram (Kg) menjadi Rp 11.000/kg.

“Harganya tidak masuk akal, tukang giling ditanya di sana, kontrak dengan kami Rp 10.200/kg. Kenapa hari ini Rp 11.000/kg? Pesanan Anda disuruh menaikkan harga,” ujarnya dalam sebuah wawancara. rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (7/12/2022).

Menurut Buwas, hal ini harus dibawa ke depan hukum. Ia juga mengatakan Satgas Pangan sudah mendata orang tersebut.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Ya, saya ingin ini diselesaikan secara hukum, jangan bohong, orang berbohong sesuka hati, ini yang meresahkan masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Buwas bahkan mengungkapkan ada pabrik yang sengaja menaikkan harga beras, namun stok yang dikirim tidak banyak.

“Jadi sebelumnya ada 30 ribu ton, orang ini kontrak dengan kami hanya 3 ribu ton. Tapi di data yang diberikan ke kami, dia punya 30 ribu ton. Kontrak dengan kami harganya Rp 10.200, jadi untuk 30 ribu ton. .ton, dia minta Rp 11.000. Begitu kita cek di lapangan, barangnya tidak ada,” pungkasnya.

Tonton Video “Jokowi Ingin Indonesia Berhenti Impor Jagung”
[Gambas:Video 20detik]

(di sana/zlf)