liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Garap Puluhan Ribu Hektare, Ini Dia Update Lumbung Pangan RI

Garap Puluhan Ribu Hektare, Ini Dia Update Lumbung Pangan RI

Jakarta, CNBC Indonesia – Pengembangan food estate masih berlanjut, misalnya di Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, pembangunan food estate di Kalimantan Tengah seluas 43.500 hektar ini ditanami terutama untuk tanaman pangan dan padi.

“Pak Menteri Pertanian sudah bisa menanam, karena orang mungkin tidak ada sehingga agak terlambat. Jadi kita berhenti di 43.500 hektare,” kata Basuki dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Senin. (28/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Basuki menjelaskan, pemulihan dan peningkatan sistem pengelolaan air mikro juga telah dilakukan. Progres dan target tanam di Blok A seluas 8.458 hektare dan di kawasan Dadahup seluas 658 hektare yang dikerjakan Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian.

Pengalihan menjadi food farm Sumut untuk budidaya bawang merah, bawang putih dan kentang dengan potensi lahan seluas 1.000 hektare dengan luas efektif 748,6 hektare sedang dikelola, juga masih dalam proses.

Dimana pekerjaan yang telah dilakukan adalah pembangunan irigasi tetes di lahan pangan seluas 143,5 hektar di blok B desa Ria Ria yang telah ditanami bawang merah seluas 17 hektar.

Juga pekerjaan pembukaan lahan di Herbal Science and Technology Park (TSTH) seluas 72 hektar, serta pembangunan jalan akses. Ditargetkan fasilitas TSTH akan beroperasi pada April 2023.

Sedangkan pengembangan Pertanian Pangan di NTT, Kabupaten Belu dengan potensi seluas 365 hektar telah terlayani irigasi sprinkler dan ditanami sekitar 43,9 hektar. Dimana 3,3 hektar untuk sorgum dan 40,6 hektar untuk jagung.

Sedangkan untuk food farm di Kabupaten Sumba Tengah masih dalam tahap pengembangan dengan potensi luas hingga 6.100 hektar di Waibakul, Waekebeti, Waidipi dan Lokojange. Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan jaringan irigasi Waduk Lokojange.

Di Sumba Timur juga terdapat FS dengan luas mencapai 900 hektar di Kabupaten Pandawai, 500 hektar di Kabupaten Umalulu untuk tanaman sorgum. Mulai Oktober 2022 telah ditanami lahan seluas 10 hektar di Laipori, Kecamatan Pandawai bekerja sama dengan P3A/Kumpulan Peladang.

Kemudian food farm di Papua Kabupaten Keerom untuk komoditas jagung dengan potensi luas hingga 10.000 hektar. Pada tahun 2022 telah dilakukan pembukaan lahan seluas 496,6 hektar dengan progres 67%, serta pembangunan saluran drainase.

Komisi IV DPR dikritik

Komisi IV DPR RI mengkritisi pembangunan food farm itu sendiri. Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan, banyak mesin program Food Farm yang terganggu.

“Masalah food farm harus ke Dirjen PSP. Saya mau tanya soal mesin pertanian yang mangkrak. Saya punya bukti, gambar. Saya minta jujur. Saya salah ngomong. solusi terbaik. ,” kata Sudin dalam rapat tersebut, Rabu (23/11/2022).

Kemudian Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Ali Jamil Harahap mengakui ada kerusakan mesin pertanian pangan. Namun, menurut dia, mesin tersebut sudah diminta untuk dimasukkan ke bengkel.

“Menurut catatan kami, ada yang terbengkalai dan disuruh masuk gudang dan bengkel,” kata Ali.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Jokowi Akan Resmikan Gudang Pangan ‘Raksasa’ di Jawa Timur

(des)