liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Horor! Ukraina Disebut Konsumsi Daging Warga Rusia

Paket Berdarah ke Jerman & Putin

Jakarta, CNBC Indonesia – Tentara Ukraina dilaporkan telah melakukan kanibalisme terhadap warga Rusia. Hal itu diungkapkan panelis salah satu siaran televisi Rusia, Andrei Klinstevich.

Dalam sebuah siaran, Klinstevich mengatakan praktik ini dilakukan semata-mata untuk memisahkan status Ukraina dari bangsa Slavia. Menurutnya, kasus ini sudah ditemukan dan terekam.

“Beberapa anak muda, katakanlah, terjebak dengan propaganda yang sudah lama ada,” katanya seperti dikutip Newsweek, Sabtu (12/10/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami tahu bahwa propaganda itu hanya misantropis dan hampir terkait dengan kanibalisme, sekali lagi kasus ini telah dicatat sebelumnya. Mereka melakukan ini dengan semacam identitas. Cobalah untuk memisahkan diri dari orang Slavia dan kerabat mereka dan katakan bahwa ‘kami sama sekali berbeda .'”

Klinstevich, yang juga mengepalai Pusat Studi Konflik Militer dan Politik, mengatakan sebagian besar warga Ukraina yang berperang melawan Rusia adalah sandera. Menurutnya, mereka sengaja dipaksa bertarung di garis depan.

“Mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tahu bahwa jika mereka kembali, mereka akan ditembak. Mereka seperti sandera seperti kebanyakan orang di Ukraina,” katanya.

Isu kanibalisme sendiri sebenarnya diangkat di televisi negara Belarusia. Dimana negara yang dipimpin oleh Alexander Lukashenko ini merupakan sekutu dekat Kremlin.

Presenter pro-pemerintah Yevgeny Pustovoy mengatakan dalam sebuah siaran bahwa “orang Ukraina sekarang benar-benar memakan orang Rusia”. Dia merujuk pada “hidangan yang sangat mirip dengan tubuh manusia dengan nama jahat”.

Sejauh ini, Rusia sendiri terus melancarkan serangan ke Ukraina. Sejak serangan pertama pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa hal itu dilakukan untuk membebaskan etnis Rusia di wilayah Donbass yang dianiaya oleh kelompok nasionalis yang digambarkan sebagai Nazi.

Moskow mengklaim kelompok itu tumbuh setelah penggulingan presiden pro-Rusia, Viktor Fedorovych Yanukovych, dalam Revolusi Maidan 2014. Ukraina sendiri belum mengomentari masalah tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Zelenskyy Peringatkan Masyarakat Jelang Hari Kemerdekaan

(sef/sef)