liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Imbal Hasil Menarik, Produk Reksa Dana Ini Wajib Dicoba

Imbal Hasil Menarik, Produk Reksa Dana Ini Wajib Dicoba

Jakarta, CNBC Indonesia – Reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang paling menarik di pasar modal. Berdasarkan data KSEI per akhir September 2022, jumlah investor reksa dana mencapai 9.090.977.

Jumlah investor reksa dana yang dihitung berdasarkan jumlah Single Investor Identification (SID) yang tercatat di KSEI meningkat sebesar 32,9% pada tahun 2022 dibandingkan jumlah pada akhir tahun 2021 sebanyak 6.840.234. Peningkatan ini terus berlanjut selama lima tahun terakhir.

Alasan reksa dana digandrungi karena instrumen investasi ini memberikan imbal hasil yang menarik dengan risiko yang terukur. Instrumen reksa dana juga memiliki jenis yang berbeda-beda sehingga calon investor dapat menyesuaikan profil risikonya masing-masing.

Salah satu jenis reksa dana yang memberikan return menarik adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap. Reksa dana ini menginvestasikan setidaknya 80% pada obligasi pemerintah dan/atau obligasi korporasi tertentu.

Untuk reksa dana ini, maksimal 20% diinvestasikan pada instrumen pasar uang dan/atau saham yang dialokasikan secara optimal sesuai kondisi pasar.

PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) adalah manajer investasi yang menyediakan opsi reksa dana pendapatan tetap melalui produk Mandiri Investa Dana Utama atau Mandiri Investa Dana Utama Reksa Dana. Dengan proses investasi yang terstruktur dan strategi investasi yang unik, Mandiri Investa Dana Utama menawarkan investasi berkualitas dengan potensi imbal hasil yang menarik.

“Potensi imbal hasil yang menarik ini tidak lepas dari strategi investasi Mandiri Investa Dana Utama yang fokus pada alokasi dinamis antara obligasi pemerintah dan obligasi korporasi dengan kisaran alokasi 40%-60% dari total portofolio yang disesuaikan dengan kondisi pasar,” ujar Direktur Utama dalam Manajemen Investasi Mandiri, Aliyahdin Saugi.

Menurut Aliyahdin, untuk bagian obligasi pemerintah, Mandiri Investa Dana Utama bertujuan untuk menangkap momentum dan tren pergerakan di pasar obligasi serta menjaga likuiditas portofolio. Sementara itu, bagian obligasi korporasi bertujuan untuk meminimalkan volatilitas portofolio dan memberikan imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah.

“Keunggulan lain dari Mandiri Investa Dana Utama adalah potensi bagi hasil investasi yang kompetitif. Mandiri Investa Dana Utama memiliki fitur Investment Return Sharing (PHI) reguler dimana PHI diupayakan untuk dibagikan setiap bulan dengan mempertimbangkan kinerja Mandiri Investa Dana Utama dan manajer investasi yang diskresi,” tutupnya.

Secara historis, hingga Oktober 2022, Mandiri Investa Dana Utama mencatatkan PHI di kisaran 3,0%-4,0% per tahun. Dalam 3 bulan terakhir (September s/d November 2022), Mandiri Investa Dana Utama membagikan PHI masing-masing sebesar 0,29%, 0,30% dan 0,29%.

Keunggulan selanjutnya adalah performa produk yang optimal dengan risiko yang terukur. Selain proses seleksi obligasi yang dipilih, Mandiri Investa Dana Utama berupaya meminimalkan risiko melalui diversifikasi obligasi, penentuan durasi portofolio, dan pemilihan peringkat kredit obligasi korporasi.

Aliyahdin mengatakan Mandiri Investa Dana Utama berinvestasi pada berbagai jenis obligasi dengan berbagai seri dan tenor serta durasi portofolio diupayakan dalam 2-4 tahun. Durasi portofolio yang moderat memastikan volatilitas Mandiri Investa Dana Utama lebih terkendali, sehingga kinerja produk dapat lebih optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, Mandiri Investa Dana Utama berupaya untuk mengelola risiko kredit dengan memastikan bahwa mayoritas portofolio obligasi korporasinya memiliki peringkat AAA dan AA dengan peringkat kredit minimum A.

Mandiri Investa Utama dinilai cocok untuk investor dengan profil risiko sedang dan/atau investor yang menginginkan arus kas/pendapatan tetap. Selain itu, Mandiri Investa Dana Utama juga cocok untuk investasi jangka pendek dan menengah.

“Bagi calon investor yang berminat, reksa dana ini dapat dibeli langsung melalui aplikasi Moinves dan 9 Agen Penjual Reksa Dana Mandiri Investasi yaitu Mandiri, Standard Chartered, KEB Hana Bank, Maybank, IPOT, Philip Sekuritas, Bareksa, dan Fundtastic, “pungkasnya.

Penafian:

Berinvestasi melalui reksa dana memiliki risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum berinvestasi di reksa dana. PT Mandiri Investment Management adalah perusahaan manajemen investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(adv)