liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Jokowi Pastikan Hilirisasi Nikel Jalan Terus Meski RI Keok di WTO

Jokowi Pastikan Hilirisasi Nikel Jalan Terus Meski RI Keok di WTO


Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan terus hillirisasi nikel. Hilirisasi terus berlanjut meski Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan Indonesia kalah dalam kasus pelarangan ekspor nikel.

Indonesia memang telah melarang eekspor nikel dalam bentuk mentah. Tujuannya untuk meningkatkan nilai jual dan pendapatan negara.

“Ketika kita berhenti ekspor bahan baku nikel, kita dibawa ke WTO, baru dua bulan lalu kita kalah. Tapi keberanian kita untuk hilirisasi bahan baku itulah yang akan kita teruskan meski kalah di WTO,” kata Jokowi di Nusantara Bersatu. acara, dikutip dari YouTube TV 2045, Sabtu (26/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Hilirisasi sedang digencarkan oleh Indonesia. Pada tahun 2045, Indonesia menargetkan PDB sebesar US$ 7 triliun.

Percepatan hilirisasi terbukti berdampak pada nilai tambah negara, penyerapan hasil kerja negara, dan mendorong industri pengguna akhir mineral. nikel.

Sebagai informasi, keputusan akhir Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait kasus larangan ekspor nikel menyatakan bahwa kebijakan Indonesia terbukti melanggar ketentuan WTO.

‚ÄúPutusan akhir panel WTO terkait kasus pelarangan ekspor Indonesia sebagaimana dimaksud dalam sengketa WTO DS 192 memutuskan bahwa kebijakan pelarangan ekspor dan kewajiban serta pengolahan pemurnian mineral di negara tersebut terbukti melanggar ketentuan WTO, ” dia berkata. Menteri ESDM Arifin Tasrif saat rapat dengan Komisi VII DPR RI.

Dalam paparannya tertulis laporan panel akhir dari WTO keluar pada 17 Oktober 2022. Akibatnya, kebijakan Indonesia tersebut melanggar Pasal XI.1 GATT 1994 dan tidak dapat dibenarkan oleh Pasal XI. 2 (a) XX (d) GATT 1994.

Melihat putusan tersebut, Arifin menilai masih ada peluang untuk mengajukan banding terkait larangan ekspor nikel ke WTO. Pemerintah Indonesia juga menilai tidak perlu mengubah aturan bahkan membatalkan kebijakan yang dianggap tidak tepat sebelum penyelesaian sengketa diadopsi oleh Dispute Settlement Body (DSB).

“Pemerintah memandang putusan majelis itu tidak memiliki kekuatan hukum tetap, sehingga masih ada peluang untuk banding,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi melihat Indonesia tidak takut dengan negara manapun. Karena Indonesia kini menjadi salah satu negara besar di dunia.

Lanjutkan ke halaman berikutnya

Simak Video “#Demi Indonesia Jokowi Ajak Anak Muda Kreatif dan Inovatif”
[Gambas:Video 20detik]