liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Jokowi Resmi Suntik BTN Rp 2,48 Triliun

Jokowi Resmi Suntik BTN Rp 2,48 Triliun

Jakarta

Pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penambahan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Negara PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Dalam Pasal 2 disebutkan nilai tambahan penyertaan modal negara paling banyak Rp 2,48 triliun.

“Tambahan penyertaan modal nasional dimaksud berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2022 sebagaimana tercantum kembali pada rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2022,” tulis PP yang ditandatangani Presiden pada (8/12). , dikutip Jumat (12/8). 9/12/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Disebutkan, nilai PMN ini ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan hasil penerbitan saham baru yang diserahkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebelumnya, penyertaan modal negara telah disetujui DPR. BTN juga akan melakukan rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) untuk menambah modal.

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menjelaskan total pendapatan dari rights issue direncanakan sebesar Rp 4,13 triliun, dengan bagian pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) Rp 2,48 triliun dan masyarakat Rp 1,65 triliun.

“Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portofolio, saat ini ada 9,8 miliar saham,” jelasnya di Komisi XI DPR.

Nilai nominalnya adalah Rp 500 per saham. Haru juga menjelaskan modal dasar sebanyak 20.478.432.000 saham dengan total nilai Rp10,23 triliun. Kemudian untuk total modal ditempatkan dan disetor sebanyak 10.590.000.000 saham Rp 5,29 triliun.

Sisa saham dalam portofolio sebanyak 9.888.432.000 saham atau senilai Rp 4,94 triliun. Dia mengungkapkan, aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan BTN dengan mempertahankan rasio kecukupan modal (CAR) minimum sebesar 15,4%.

Haru mengatakan, aksi korporasi ini juga untuk mendukung penyaluran 1,32 juta unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan sasaran utama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mensukseskan program perumahan nasional. Selain itu, bank juga akan mendukung pengembangan bisnis ekosistem perumahan.

Selanjutnya, dengan PMN ini, penyaluran KPR BTN dalam 5 tahun diproyeksikan menjadi 1.320 unit dan akumulasi pinjaman mencapai Rp 472,1 triliun. Untuk dana pihak ketiga (DPK) 2023-2025 diproyeksikan sebesar Rp504,8 triliun.

Akumulasi laba periode 2023-2025 diproyeksikan mencapai Rp 14,3 triliun dan akumulasi dividen periode 2023-2025 sebesar Rp 2,3 triliun. Selain itu, rasio permodalan sebesar 16,8% sebelum PMN sebesar 14,63%.

(kil/ed)