liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Kebijakan Ekonomi RI Tak Bisa Dipengaruhi Asing, Ini Alasannya

Kebijakan Ekonomi RI Tak Bisa Dipengaruhi Asing, Ini Alasannya


Jakarta

Indonesia telah berhasil menduduki jabatan Presiden G20 2022. Keberhasilan agenda internasional ini menjadi momentum pemerintah untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia di mata dunia.

Oleh karena itu, Indonesia harus mampu menjadi negara yang menjaga kedaulatan ekonomi. Dalam hasil ‘Survei Nasional: Persepsi Masyarakat terhadap Pancasila’ yang disusun oleh Pusat Studi Hukum dan Pancasila (Puska) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI).

Hasil survey menunjukkan bahwa 90% masyarakat Indonesia menolak campur tangan asing dalam kebijakan nasional. Mereka menganggap Indonesia harus berdaulat dan mengutamakan kepentingan rakyat.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Salah satu peneliti Puska Hukum dan Pancasila serta Dosen Tetap FH-UI Kris Wijoyo Soepandji menjelaskan, survei ini dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Pancasila yang dilakukan melalui survei online terhadap 1.000 responden.

‚ÄúDari survei diketahui bahwa 62% responden berpendapat bahwa pemerintah masih berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar perumusan kebijakan terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam, meskipun hampir 40% sisanya mulai goyah. Namun 90 % responden menolak campur tangan kebijakan pemerintah di Indonesia,” ujarnya, ditulis Senin (5/12/2022).

Ia mengungkapkan, Pancasila Indonesia memiliki posisi tawar yang besar dalam ekonomi global. Hal ini terlihat dari 98% responden survei yang menganggap Pancasila masih sangat relevan sebagai pedoman dalam menjalin hubungan dengan negara lain.

Bersambung ke halaman berikutnya.