liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Kerja Terus tapi Nggak Kaya-kaya? Intip Harga Franchise yang Lagi Rame Nih!

Kerja Terus tapi Nggak Kaya-kaya? Intip Harga Franchise yang Lagi Rame Nih!


Jakarta

Memulai bisnis waralaba atau waralaba mungkin bisa jadi pilihan untuk dilakukan. Pasalnya, skema yang ditawarkan cukup menarik bagi mereka yang tidak ingin bersusah payah membangun merek baru dari nol.

Salah satu sektor yang paling banyak diwaralabakan adalah sektor kuliner. Mulai dari skala kecil hingga brand ternama dengan ribuan cabang.

Daftar Bisnis Waralaba:

1. Ayam Goreng Savannah

Sabana Fried Chicken merupakan franchise yang menjual ayam goreng tepung. Bisnisnya sudah ada di pulau Jawa hingga Sumatera.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dikutip dari situs resmi sabanaku.com, untuk memulai bisnis waralaba ini dibutuhkan dana sekitar Rp22.000.000 (untuk wilayah Jawa dan Lampung). Modal ini sudah termasuk full stainless trolley dan peralatannya, modal bahan baku dan biaya pendaftaran. Biaya pendaftaran sudah termasuk media promosi, bahan baku promosi grand opening, serta pelatihan dan pembinaan mitra.

Untuk tahun ini, lokasi usaha kemitraan Sabana harus berupa kios atau outlet. Namun, bisnis waralaba ini tidak menggunakan pembayaran royalti. Mitra cukup membayar paket kemitraan dan membeli bahan baku dari Savana Fried Chicken.

Ayam goreng savana Foto: dok. detikFood

Taksiran Pendapatan

1. Penjualan 10 ekor ayam
Penghasilan bulanan: Rp 26.700.000
Biaya bahan baku: Rp 18.719.250
Beban penjualan (gas): Rp 345.000
Laba kotor per bulan: Rp 7.635.750

2. Penjualan 20 ekor ayam
Penghasilan bulanan: Rp 53.400.000
Biaya bahan baku: Rp 37.438.500
Beban penjualan (gas): Rp 690.000
Laba kotor per bulan: Rp 15.271.500

3. Penjualan 30 ekor ayam
Penghasilan bulanan: Rp 80.100.000
Biaya bahan baku: Rp 56.157.750
Beban penjualan (gas): Rp 1.035.000
Laba kotor per bulan: Rp 22.907.250

4. Penjualan 40 ekor ayam
Penghasilan bulanan: Rp 106.800.000
Biaya bahan baku: Rp 74.877.000
Beban penjualan (gas): Rp 1.380.000
Laba kotor per bulan: Rp 30.543.000

5. Penjualan 50 ekor ayam
Penghasilan bulanan: Rp 133.500.000
Biaya bahan baku: Rp 93.596.250
Beban penjualan (gas): Rp 1.725.000
Laba kotor per bulan: Rp 38.178.750

Sebagai informasi, angka ini merupakan simulasi berdasarkan kinerja rata-rata kios/gerai Sabana. Hasil aktual tergantung pada kinerja masing-masing kios/outlet.

Alur Pendaftaran Berbagi Ayam Goreng Savana

1. Akses website www.sabana.co.id
2. Mencari lokasi usaha berupa kios/outlet
3. Mengisi formulir pendaftaran mitra melalui bit.ly/Formulir Pendaftaran Mitra-Sabana
4. Formulir pendaftaran diproses dan survei lokasi dilakukan oleh Sabana
5. Jika disetujui, lakukan pembayaran uang bagi hasil
6. Setelah itu akan dilakukan pelatihan dan penyerahan booth beserta perlengkapannya
7. Mitra siap jual

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.sabana.co.id atau WhatsApp di 0817-880-690.

Ada PERGI! ke Traffic Bun di halaman berikutnya.