liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Kewirausahaan Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Kewirausahaan Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah ketidakpastian situasi ekonomi dunia saat ini, Pemerintah tetap optimis masih ada ruang untuk memperkuat pertumbuhan PDB hingga 1,5% pascapandemi Covid-19, serta meningkatkan investasi asing langsung (FDI) sebesar 6%.

Dalam situasi rentan pasca meredam dampak pandemi, peran swasta sangat penting, terutama untuk meningkatkan kinerja bisnis di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Sehubungan dengan itu, kerjasama subregional dalam forum Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines-East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) juga dibangun atas visi untuk menjembatani kesenjangan pembangunan dengan memajukan kawasan, dan hal ini membutuhkan realita. upaya pendalaman kerjasama dan kerjasama yang konkrit dan dinamis.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan bergantung pada sektor swasta yang dinamis, dengan lingkungan yang kuat bagi bisnis untuk berkembang. Digitalisasi ekonomi yang masif yang sedang berlangsung juga membuka peluang wirausaha untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan yang inklusif,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Forum Bisnis BIMP-EAGA Business Council (BEBC) di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/11).

Pemerintah dan swasta, kata dia, terus memperkuat kemitraan untuk memastikan tersedianya tiga faktor utama, yakni market size yang memadai, akses pembiayaan yang lebih mudah, dan iklim investasi yang positif.

Di antara sektor ekonomi yang ada, ekonomi digital dengan fokus kewirausahaan digital menjadi kunci penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

“Digitasi ekonomi skala besar telah membuka peluang kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Kewirausahaan digital diupayakan untuk mendorong pertumbuhan subwilayah secara keseluruhan,” jelas Menko Airlangga.

Isu digitalisasi ekonomi juga menjadi prioritas dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, mengingat di kawasan ASEAN terdapat potensi PDB sebesar USD 330 miliar pada tahun 2030. Kajian ASEAN Digital Economy Framework Agreement juga sedang berjalan dan ditargetkan . akan selesai pada pertengahan tahun 2023. Sedangkan negosiasi akan dimulai pada akhir tahun 2023 dengan target penyelesaian pada tahun 2025. Pesatnya perkembangan ekonomi digital juga perlu diimbangi dengan penyesuaian regulasi.

Forum Bisnis yang diadakan di luar rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri BIMP-EAGA ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kerjasama antar pelaku usaha di kawasan.

“Saya berharap forum ini dapat menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian di kawasan BIMP-EAGA. Saya mendorong para pengusaha untuk memperluas atau bahkan memulai di kawasan EAGA sebagai tujuan investasi,” tambah Airlangga.

Pada masa keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 yang mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” akan fokus pada proses pemulihan-rekonstruksi, ekonomi digital, dan agenda keberlanjutan.

Ini membuka peta dasar bagi ASEAN untuk membangun kembali di tengah krisis yang akan datang, termasuk dalam ekonomi digital, investasi berkelanjutan untuk ASEAN yang lebih hijau, dan solusi mata uang lokal dengan interoperabilitas transaksi lintas batas yaitu pembayaran digital melalui Kode QR di antara Lima ASEAN .

Menko Airlangga menjelaskan selama masa kepresidenannya Indonesia juga akan menggelar Indo-Pacific Infrastructure Forum, ASEAN Sales Day, dan ASEAN Creative Economy Business Forum sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah kepada sektor swasta.

Sebagai wujud nyata komitmen para pelaku usaha di kawasan BIMP-EAGA, dalam kegiatan ini juga telah ditandatangani 3 (tiga) Memorandum of Understanding (MoU), yaitu antara Kadin Kalbar dengan Kadin Sarawak serta antara Kadin Kalbar dan Kadin Sarawak. Kalimantan. dan Federasi Bisnis Sarawak yang berfokus pada perdagangan dan industri, keuangan, investasi, pariwisata, kesehatan dan sektor lain yang disepakati.

Sementara itu, kesepakatan lainnya antara PT Sterilyn Halal Internasional (Indonesia) dan Riza Fudhlana Farmin (Brunei Darussalam) terkait kerjasama di bidang kesehatan, agribisnis dan perikanan.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus BEBC dan pemangku kepentingan lainnya atas tekadnya memfasilitasi perdagangan lintas batas untuk mendorong kegiatan ekonomi di kawasan EAGA.

“Ini akan membawa manfaat besar bagi hubungan perdagangan antara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Perbedaan Airlangga dan Luhut soal kenaikan harga minyak atau tidak?

(dpu/dpu)