liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Kok Bisa Ada Uang Rp 100 T di Rekening Brigadir Yosua? Ini Penjelasan BNI

Kok Bisa Ada Uang Rp 100 T di Rekening Brigadir Yosua? Ini Penjelasan BNI

Jakarta – Nilai nominal dalam risalah berita acara bukan merupakan nilai nominal transaksi atau saldo rekening nasabah Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo

Saldo rekening Brigadir Joshua Dengan nilai hampir Rp 100 triliun itu bikin heboh setelah sebelumnya sempat diperbincangkan oleh sebuah kanal YouTube dengan judul ‘Berapa di Akun Josua’. Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan penjelasan lengkap mengenai nominal tersebut.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, beberapa dokumen yang disampaikan dalam kanal YouTube tersebut adalah Berita Acara Penghentian Sementara Transaksi dan Surat Pemberitahuan kepada nasabah.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Dokumen tersebut merupakan dokumen risalah penghentian sementara transaksi bank yang wajib dilakukan sesuai kebutuhan dan dengan format berdasarkan Peraturan PPATK No. 18 Tahun 2017,” kata Okki, dalam keterangan yang diterima. detikcomditulis Senin (28/11/2022).

Pecahan nilai nominal dalam format menit adalah nilai pemblokiran atau penghentian sementara transaksi dengan nilai nominal paling banyak. Dengan kata lain, nominal tersebut bukan transaksi atau saldo di rekening Briptu Yoshua.

“Oleh karena itu perlu kami tegaskan dan tegaskan disini bahwa nilai nominal dalam berita acara bukanlah nilai nominal transaksi. saldo rekening nasabah (Brigjen Yosua)seperti yang dibahas di channel YouTube,” jelas Okki.

Sebagai salah satu bank milik negara, Okki menegaskan selalu mendukung proses hukum dalam mencari fakta dan keadilan. Untuk itu, ia memastikan seluruh layanan BNI dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh layanan transaksi BNI telah dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan otoritas dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, sebelumnya dokumen ini antara lain Akun Brigadir Joshua, dibahas oleh seorang aktivis sosial, Irma Hutabarat, melalui saluran YouTube-nya. Dilansir dari kanal YouTubenya, Irma mengungkapkan informasi bahwa ada surat yang diterima keluarga Briptu Yosua dari BNI Cabang Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Surat ini berupa Nota Penangguhan Sementara Transaksi tertanggal 18 Agustus 2022 yang ditandatangani oleh Anita Amalia Dwi Agustine, Asisten PNC BNI dan saksi dari BNI dalam perkara Briptu Yosua.

Disebutkan pula nilai nominalnya mencapai Rp 99,99 triliun dengan jenis transaksi debit. Angka tersebut diduga merupakan saldo atau transaksi dari rekening Briptu Yosua.

Juga termasuk, penghentian sementara transaksi pada Akun Brigadir Joshua Hal ini dilaksanakan berdasarkan surat permintaan PPATK Nomor SR/9051/AT.05.01/VIII/2022. Akun dihentikan atau dibekukan dalam 5 hari.

(fdl/fdl)