liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Melihat Potensi ‘Harta Karun’ RI yang Didekati Kapal China di Natuna

Melihat Potensi 'Harta Karun' RI yang Didekati Kapal China di Natuna


Jakarta

SEBUAH kapal Cina kembali membuat keributan di perairan Natuna. Kapal itu terpantau keluar masuk Laut Natuna masuk wilayah Indonesia.

Kapal China bernama CCG 5901 itu juga diketahui berlayar bolak-balik di dekat ladang minyak dan gas Blok Tuna di Laut Natuna. Blok Tuna sendiri menyimpan ‘harta’ migas bagi Indonesia.

Menurut Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Nanang Abdul Manaf, lapangan minyak dan gas Tuna merupakan salah satu yang dinyatakan komersial dan mampu memberikan pemasukan kepada pemerintah dan perusahaan PSC.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Yang pasti (Blok Tuna) sudah dinyatakan komersial dan akan memberikan pemasukan kepada kontraktor dan negara,” kata Nanang saat dihubungi detik.com, Minggu (15/1/2023).

Sebelumnya, pada akhir Desember 2022, pemerintah telah memberikan persetujuan untuk First Development Plant (POD) di lapangan yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BV Tuna Minyak Premier. Menurut Nanang, setelah POD disetujui, masih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan KKKS sebelum bisa memanfaatkannya di Tuna Farm.

“Setelah POD disetujui Menteri ESDM, masih ada proses persiapan lainnya. Seperti persiapan AMDAL, FEED, dan lain-lain,” kata Nanang.

Bersambung ke halaman berikutnya.