liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

MRT Fase 3 & 4 Mau Dibangun Tahun Depan, Total Biaya Rp 180 T

MRT Fase 3 & 4 Mau Dibangun Tahun Depan, Total Biaya Rp 180 T

Jakarta

Proyek MRT Tahap 3 dan 4 ditargetkan mulai dibangun pada 2024. Untuk tahap 4, dari Fatmawati hingga Kampung Rambutan, terdapat 10 stasiun dengan panjang lintasan hingga 10,9 km yang seluruhnya berada di bawah tanah.

Biaya yang dibutuhkan untuk fase 4 sekitar Rp 17 triliun-Rp 20 triliun. Namun, khusus untuk Tahap 4 rencananya akan menerapkan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha), sehingga tidak semua anggaran yang dikeluarkan berasal dari pemerintah.

Investor untuk proyek MRT Fase 4 belum ditentukan karena masih berlangsung tender terbuka. Namun, ada badan usaha dari Korea Selatan yang berminat dan telah menandatangani Memorandum of Intent (MoI).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kebetulan ada prestudy yang dilakukan oleh salah satu teman saya dari Korea. Jadi dia berinisiatif untuk melakukan prestudy untuk rute tersebut dan kemudian diajukan, diusulkan ke Kementerian Perhubungan. Maka dari itu dibuatlah MoI, Memorandum of Intent. Ini berarti MoI. Ini berarti tekad mereka untuk bergabung dalam kerja sama,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat di Forum Wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023). ).

Sebagai informasi, pembangunan Fase 3 atau Jalur Timur-Barat juga ditargetkan pada 2024. Saat ini Fase 3 masih dalam tahap studi basic engineering design oleh Kementerian Perhubungan. Lalu ada sekitar 49 stasiun yang terbentang dari Balaraja hingga Cikarang sepanjang 84.102 km.

“Target kami ground breaking bisa dilakukan saat ini sudah financial closed, mudah-mudahan 2024 sudah bisa dilakukan. Itu sukses untuk mensukseskan proyek ini,” ujarnya.

Tuhiyat memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk membangun jalur MRT Fase 3 sebesar Rp 160 triliun. Para investor sendiri datang dari Jepang karena masih terikat dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani saat acara G20 oleh Menteri Perhubungan RI, Gubernur PJ DKI Jakarta, dan Menteri Perhubungan dari Jepang beberapa waktu lalu.

“Jadi MoU itu yang akan kita jadikan acuan sehingga besar kemungkinan investor kita akan melanjutkan skema JICA dari Jepang,” katanya.

(hons/hons)