liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Nabung Uang Sekolah Pakai Asuransi Pendidikan, Yakin Bisa?

Nabung Uang Sekolah Pakai Asuransi Pendidikan, Yakin Bisa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Selain asuransi kesehatan dan jiwa, Anda mungkin pernah ditawari produk bernama asuransi pendidikan. Apakah asuransi ini benar-benar membantu Anda membiayai pendidikan anak Anda atau malah membuat Anda merugi?

Kenaikan biaya pendidikan di Indonesia sangat nyata. Di awal tahun 2020, salah satu perusahaan asuransi di Indonesia bahkan mengatakan bahwa inflasi biaya pendidikan di Indonesia bisa mencapai 20% per tahun, sedangkan untuk perguruan tinggi bisa mencapai hingga 40%.

Seiring dengan munculnya informasi tersebut, beredar juga artikel di internet yang membahas tentang asuransi pendidikan versus tabungan pendidikan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sering juga ada kalimat yang mengatakan produk ini adalah pembelian yang tepat jika ingin menghemat dana pendidikan dalam jangka panjang, katakanlah 10 sampai 15 tahun.

Benarkah dengan membeli asuransi pendidikan, Anda “pasti” bisa menjawab masalah ini? Inilah yang perlu Anda ketahui tentang asuransi pendidikan.

Asuransi pendidikan adalah asuransi jiwa dengan manfaat tambahan

Padahal, asuransi pendidikan adalah asuransi jiwa yang memberikan manfaat tambahan berupa tabungan atau dana investasi.

Selama Anda membayar iuran tetap (premi), pihak asuransi akan memberikan uang santunan kepada keluarga jika pencari nafkah mengalami cacat tetap total atau meninggal dunia.

Selain itu, ada beberapa asuransi pendidikan yang juga dilengkapi dengan manfaat pertanggungan biaya pengobatan untuk rawat inap dan penyakit kritis bagi pencari nafkah.

Dengan adanya asuransi ini, diharapkan keluarga tidak akan kesulitan membiayai sekolah anaknya di kemudian hari jika terjadi bencana.

Bisakah asuransi membantu membayar biaya sekolah selama kita masih hidup?

Ya benar, produk ini menawarkan fitur penarikan sebagian uang pertanggungan (ganti rugi) seperti yang dijanjikan di awal. Misalnya, 15% dari total kompensasi diberikan pada tahun ke-10, dan keputusan tersebut tidak dapat diubah.

Karena asuransi ini dilengkapi dengan fitur tabungan untuk Anda membayar iuran atau premi, maka manfaatnya akan dibagi menjadi dua tempat, yaitu pertanggungan asuransi dan tabungan atau investasi.Hasil dari tabungan dan investasi ini juga dapat digunakan untuk membantu Anda membayar untuk dana pendidikan anak anda dalam jangka panjang.

Apakah promosi asuransi pendidikan hanya sebatas itu?

Seringkali Anda akan menemukan promo di asuransi pendidikan seperti bonus loyalitas, total manfaat yang melebihi 100% dari target dana pendidikan, santunan ganda saat meninggal, dan lain sebagainya.

Pemanis seperti ini tentu membuat calon konsumen tergiur untuk membeli karena khawatir dengan mahalnya biaya pendidikan.

Namun ketahuilah bahwa keberhasilan asuransi ini dalam membantu keluarga Anda tergantung dari perhitungan Anda sendiri terkait biaya pendidikan anak Anda.

Ada kemungkinan uang pertanggungan cair saat meninggal dunia tidak akan mampu menutupi biaya pendidikan anak menengah ke atas, karena biaya pendidikan yang semakin meningkat.

Atau mungkin, penarikan di tahun 10 atau 15 di luar ekspektasi Anda dan tidak cukup untuk membayar uang sekolah.

Asuransi tidak akan pernah menjadi tabungan

Sebagai pencari nafkah, Anda tetap perlu menyisihkan uang, baik dalam bentuk tabungan biasa, deposito, surat berharga negara, reksa dana maupun saham untuk mengumpulkan dana bagi pendidikan anak Anda.

Padahal, asuransi tidak sama dengan menabung. Asuransi pendidikan tentunya dilengkapi dengan fitur tabungan atau investasi, namun tujuan besar dari asuransi bukanlah untuk menghimpun dana pendidikan anak, melainkan untuk menghadapi bencana yang muncul saat Anda bersusah payah mengumpulkan dana pendidikan anak.

Oleh karena itu sangat penting untuk membuat proyeksi kebutuhan dana pendidikan anak dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Tanpa memiliki tabungan atau investasi, kemungkinan besar Anda akan mengandalkan pembiayaan atau utang untuk memenuhi persyaratan wajib tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Anda Hanya Hidup Sekali… Lebih Baik Miliki Asuransi Ini

(aak/aak)