liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

PAN Bantah Zulhas Terlibat Kasus Titip Mahasiswa Unila

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi membantah dugaan keterlibatan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan dalam kasus suap penerimaan mahasiswa baru di Unila.


Jakarta, CNN Indonesia

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi membantah tudingan keterlibatan sang Jenderal, Zulkifli Hasan alias Zulhas dalam kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila).

Viva mengatakan, Zulhas tidak memiliki keponakan yang masuk ke Unila. Zulhas juga tidak mengenal Rektor Unila Karomani yang kini menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

“Bang Zulkifli Hasan tidak punya keponakan dengan nama itu, juga tidak ada keponakan yang terdaftar di Unila,” kata Viva saat dihubungi, Kamis (12/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Bang Zulkifli Hasan juga tidak pernah memberikan uang, dan tidak mengenal Rektor Unila,” ujarnya.

Nama Zulhas sebelumnya disebut-sebut dalam sidang Rektor Unila nonaktif, Karomani saat menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi terhadap terdakwa Andi Desfiandi di Pengadilan Tipikor (Tipikor) Bandar Lampung.

Menurut Karomani, salah satu calon mahasiswa berinisial ZAG itu dititipkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizari Alfian. Nama belakang menyebutkan bahwa ZAG adalah keponakan Zulhas.

“Saya disuruh Ary, ‘ZAG, keponakan Pak Zulkifli (Hasan), tolong dong’. Saya bilang asal ikut SPI dan lulus grade, lulus grade 500 ke atas bisa dibantu,” kata Karomani.

Karomani mengaku tidak mengetahui apakah ZAG lolos ke Unila meski nilai kelulusannya hanya mencapai 480, atau kurang dari standar 500.

“Skor ZAG di bawah 500, saya baru tahu setelah pemeriksaan karena saya tidak mengecek satu per satu. Kalau saya tahu dari awal, saya akan membatalkan persetujuannya di Unila,” kata Karomani.

Andi Desfiandi merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi terhadap Karomani dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru Unila 2022.

Selain Andi Desfiandi, dalam kasus ini KPK juga menetapkan Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, dan Ketua Senat Unila Muhammad Basri sebagai tersangka.

Sementara itu, Zulhas bungkam saat ditanya soal dugaan keterlibatannya dalam kasus suap penerimaan mahasiswa baru di Unila. Ditemui usai rapat KIB di Menteng, Jakarta Pusat, Zulhas bergegas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi.

(kamis/mons)

[Gambas:Video CNN]