liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Pengacara Brigadir J Minta Eben Bersaksi, Ungkap Wanita Misterius

Majelis hakim diminta menghadirkan sosok Eben sebagai saksi dalam sidang pembunuhan Brigadir J untuk mengungkap wanita misterius.


Jakarta, CNN Indonesia

Majelis hakim diminta menghadirkan sosok Eben sebagai saksi dalam persidangan pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J setelah dipanggil Richard Eliezer alias Bharad E.

Pengacara Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, mengajukan permintaan itu karena Eben dinilai bisa menjelaskan perempuan misterius yang menangis saat keluar dari rumah Ferdy Sambo di Bangka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Alasannya, menurut Martin, wanita tersebut ada hubungannya dengan motif pembunuhan Brigadir J. Apalagi, kata dia, saat itu Putri Candrawathi yang dipanggil Bharada E tampak marah.

“Ada laki-laki namanya Eben, namanya Koh Eben. Ini siapa, Koh Eben ada hubungan apa. Kok pas FS dan PC berantem, ada cewek, kok tiba-tiba ada Eben,” ujarnya kepada wartawan di Polri. Mabes, Kamis (1/12).

Martin mengatakan, sesuai aturan yang ada, Majelis Hakim bisa memanggil saksi lain yang tidak ada dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Karena itu ia mendorong Hakim untuk segera memanggil yang bersangkutan sebagai saksi.

“Untuk bisa menjelaskan, jelaskan peristiwa kejahatannya. Panggil Eben, jadikan dia saksi, periksa dia. Karena ini penting motifnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengaku momentum kemarahan Putri bernama Bharada E itu juga sudah diberitahukan oleh Briptu J. Namun, dia mengaku tidak mengetahui siapa wanita misterius tersebut.

Namun, rentetan peristiwa itu dinilainya sebagai bukti bahwa hubungan Sambo dan Putri memang tidak harmonis.

“Kami tahu apa yang terjadi, tapi kami tidak tahu siapa. Kami sudah lama memberitahu bahwa hubungan Ferdy Sambo dengan istrinya tidak harmonis,” jelasnya.

Karena itu, Martin menilai citra keharmonisan yang diperlihatkan keduanya selama ini di pengadilan hanyalah gimmick belaka. Ia kemudian meminta majelis hakim untuk terus mendalami keabsahan hubungan keduanya.

“Kalau tidak ada fakta, berarti diduga perempuan itu ada hubungannya dengan motif itu,” ujarnya.

“Siapa gadis itu, kudengar ada yang cantik berseragam coklat kan, Eliezer tidak tahu, bisa saja dia kan,” sambungnya.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Arman Hanis, Febri Diansyah, dan Rasamala Aritonag sebagai kuasa hukum Sambo dan Putri. Namun hingga berita ini diturunkan, ketiganya belum memberikan tanggapan apapun.

Sebelumnya, Bharada E menceritakan saat Putri tampak marah. Sebelumnya, Putri pernah mengajak tiga asistennya menjelajahi kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

‚ÄúSesuatu telah terjadi, Ibu [PC] turun [dari lantai rumah di Jalan Saguling]. terlambat [Yosua] juga turun dengan membawa senjata yang langsung diletakkan di dalam mobil. Madam PC memanggil kami bertiga, saya, Joshua dan Matheus,” kata Richard.

Kemudian mereka bergegas naik mobil menyusuri kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Richard mengaku penasaran apa tujuan perjalanan itu.

“Sesampainya di Bangka, Ibu turun, saya lihat Ibu marah, saya tidak berani bertanya. Semua orang masuk, turun. Bang Yos bilang ‘Chad, parkir mobil di belakang.’ Saya memarkir mobil di belakang,” lanjutnya.

Setengah jam kemudian, Bharada E menceritakan bahwa Sambo kemudian tiba di rumah Bangka dengan sopirnya bernama Saddam.

Ia mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi di rumah tersebut. Namun, Bharada E mengaku teringat seorang wanita tak dikenal keluar rumah sambil menangis.

Meski begitu, dia tidak tahu pasti apakah perempuan itu datang bersama rekan Sambo bernama Eben atau tidak.

(tfq/pmg)

[Gambas:Video CNN]