liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Pesan Keras Dirjen Pajak ke Pegawai: Jangan Jadi Maling!

Pesan Keras Dirjen Pajak ke Pegawai: Jangan Jadi Maling!

Jakarta

Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo meminta jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mematuhi aturan yang ada. Ia berpesan agar karyawan menghindari perbuatan buruk yang dapat mengganggu profesionalitas kerja. apa pun?

Pertamamenghindari mencuri, pencuri mencuri atau mengambil sesuatu yang bukan haknya, termasuk hak negara.

“Pada akhirnya dia akan membuat semuanya salah. Hindari saja,” kata Suryo pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, dikutip Sabtu (12/10/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kedua, berjudi. Suryo mengatakan, judi menghilangkan utang. Setelah kehilangan hutang, mencuri lagi, seperti itu. Jika Anda ingin judi online offline, itu pasti akan terjadi.

Ketigawanita wanita memiliki lebih dari satu dua, lebih dari tiga.

“Suami istri nabung gitu. Urus satu saja sudah cukup bagi kami di DJP. Insentif cukup, tukin dan gaji cukup untuk menghidupi kami. Kalau ada dua keluarga, saya kira tidak cukup. Belum lagi untuk tiga keluarga atau lebih. Saya punya utang Pencuri lagi, “kata Suryo

Keempat, minuman beralkohol. Suryo mengatakan bahwa minum membuat kita tidak sadar bahwa kita melakukan pekerjaan dengan baik.

Kelimasemua jenis obat psikotropika amfetamin.

“Kalau dulu anak muda bilang jamur keren dan menggendong Jhoni Walker keren. Jangan sekarang, mental dan ingatan kita tidak cocok untuk bekerja,” kata Suryo.

(kil/hn)