liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

PLN dan Pemkot Cilegon Berkolaborasi Bangun Pabrik Biomassa

PLN dan Pemkot Cilegon Berkolaborasi Bangun Pabrik Biomassa

Jakarta, CNBC Indonesia – PT PLN (Persero) melalui subholding PT PLN Indonesia Power bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (BBJP) Padat Jump terbesar di Indonesia yang berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPSA) Bagendung, Cilegon Banten, Selasa (29/11).

Pembangkit BBJP akan mampu menyerap 30 ton sampah segar perkotaan per hari untuk diolah menjadi bahan bakar co-combustion di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.

Walikota Cilegon Helldy Agustian menyambut baik kerja sama pengelolaan sampah menjadi bahan bakar biomassa untuk listrik. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Pertama, masalah sampah ini sudah menjadi masalah nasional. Salah satu ide kreatif Kota Cilegon sesuai Perpres 35 Tahun 2018, Presiden Joko Widodo sebenarnya telah menunjuk 12 Kota Kabupaten di seluruh Indonesia untuk mengubah sampah menjadi energi hijau. . Kami mengambil kesempatan ini,” kata Helldy.

BBJP TPSA Bagendung diyakini memberikan dampak besar tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi perekonomian Kota Cilegon. Sebab, dapat meningkatkan perekonomian dan menyerap tenaga kerja lokal.

Untuk itu, Helldy berharap BBJP TPSA Bagendung dapat menjadi pionir tidak hanya untuk kabupaten/kota di Provinsi Banten tetapi juga untuk seluruh Indonesia. Pemkot Cilegon siap membantu daerah lain untuk menggalakkan penggunaan energi bersih melalui pengelolaan sampah.

Artinya ini pelopor dari seluruh daerah di Indonesia yaitu Cilegon adalah kota pertama dan ini diresmikan langsung oleh Dirut PLN, kata Walikota Cilegon.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan melalui kerjasama ini, selain membantu Pemkot Cilegon mengurangi sampah kota, pabrik BBJP dapat membangun perekonomian masyarakat karena dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMD) sehingga dapat memberikan tambahan nilai melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami sangat bangga dengan hadirnya BBM padat jumputan di Cilegon. Ini BBM yang berbasis kekuatan rakyat. Di sini masyarakat setempat bekerja dan diberdayakan, sehingga menciptakan lapangan kerja,” kata Darmawan.

Darmawan mengatakan program waste to energy di Cilegon merupakan yang terbesar dan mampu mengurangi timbunan sampah sebanyak 30 ton per hari atau 9.000 ton per tahun.

Sementara bagi PLN, kehadiran pabrik BBJP membantu perusahaan memperoleh kepastian pasokan biomassa untuk bahan baku co-firing serta dapat menghemat biaya produksi karena dapat memproduksi biomassa secara mandiri.

“Di sini pengolahan yang sebelumnya hanya 1,5 ton per hari, kini ditingkatkan menjadi 30 ton per hari. Dan ini sangat membantu bagaimana TPSA Bagendung dapat dikelola menjadi lebih bersih. Ini juga dapat meningkatkan ketahanan energi dan juga mengurangi efek rumah kaca. emisi gas untuk mengatasi pemanasan global,” pungkas Darmawan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra menambahkan, pihaknya telah melakukan penelitian terkait pengolahan limbah menjadi BBM sejak 2018.

“Ke depannya, instalasi BBJP Bagendung akan terus dikembangkan dengan kapasitas 300 ton per hari dan PLTU Suralaya sebagai pembelinya. Pabrik ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen,” ujar Edwin.

Peresmian BBJP TPSA juga merupakan langkah nyata PLN dalam menghadapi permasalahan global. Mewujudkan Indonesia merdeka yang bersih dan energik. Meningkatkan kapasitas nasional dengan prinsip Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Pulau Jawa memiliki potensi untuk menghasilkan biomassa dalam jumlah besar

(dpu/dpu)