liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

PUPR Hibahkan Aset Jalan Raya Rp217 T ke Pemprov DKI Jakarta

Kementerian PUPR menghibahkan Rp217 triliun kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2021 dalam bentuk aset jalan raya.


Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUPR) menyumbangkan Rp 217 triliun kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2021. Hibah tersebut berupa aset Jalan raya. Secara total, hibah aset yang diberikan PUPR pada 2021 berjumlah Rp233 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, hibah Kementerian PUPR ke DKI merupakan hibah terbesar dalam tiga tahun terakhir.

‚ÄúTahun 2021, barang yang disumbangkan melonjak menjadi Rp 233 triliun. Mengapa kenaikannya begitu besar? Karena pada tahun 2021 yang sebesar Rp 233 triliun itu adalah jalan tol yang dibangun dengan uang negara dalam anggaran PUPR, setelah itu sekarang disumbangkan ke pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov DKI yang menerima Rp 217 triliun,” kata Sri Mulyani dalam acara Serah Terima Barang Milik Negara di Jakarta Pusat, Rabu (12/7).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sedangkan jika dirinci, hibah PUPR kepada pemerintah daerah atau kementerian dan lembaga lainnya pada tahun 2019 hanya sebesar Rp 18,3 triliun. Setahun kemudian turun menjadi Rp 14,3 triliun saja.

Sri Mulyani mengungkapkan, jika aset tersebut disumbangkan ke Pemprov DKI, akan keluar Rp 217 triliun dari aset PUPR.

Lebih lanjut dia menjelaskan, alasan pemerintah pusat atau PUPR kerap memberikan hibah serupa adalah karena Kementerian Keuangan menyuntikkan dana tambahan modal ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurutnya, upaya ini untuk mendorong pembangunan dan perekonomian negara.

“Saya harus jelaskan kenapa dana APBN masuk ke BUMN? Pembangunan, menjalankan misi dari BUMN antara lain untuk (berbagai hal, seperti) perumahan, pembiayaan,” ujarnya.

Sri Mulyani berharap setelah donasi diberikan, penerima dapat menjaga dan memanfaatkan aset tersebut secara optimal untuk kepentingan masyarakat. Sebab, ia menilai pemberian dan suntikan modal merupakan bagian dari kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya.

[Gambas:Video CNN]

(cfd/dzu)

[Gambas:Video CNN]