liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Bahlil: Apa Kita Takut? Tidak!

RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Bahlil: Apa Kita Takut? Tidak!

Jakarta

Pemerintah akan tetap menerapkan kebijakan hilirisasi meskipun ada intervensi dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Menteri Penanaman Modal/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kekalahan Indonesia di WTO merupakan hal yang wajar.

“WTO ini biasa saja, jangan lakukan yang luar biasa. Kita kalah di tahap pertama, apakah kita takut dengan itu dan bisakah kita melemahkan tenaga penjualan kita? Saya kira tidak,” katanya, Rabu (30/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dia mengungkapkan, sesuai instruksi Presiden Jokowi, pemerintah tidak terintimidasi dengan ancaman tersebut dengan mengajukan banding.

Menurut Bahlil, hilirisasi ini merupakan kewajiban dan keharusan bagi Indonesia untuk memiliki penduduk yang pendapatan per kapitanya mencapai US$ 10.000.

“Ini juga akan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Ini instrumen untuk menciptakan nilai tambah dan kami tidak takut dengan WTO,” imbuhnya.

Menurutnya, jika ada negara yang keberatan, itu hak mereka. “Kemarin di G20 disepakati bahwa masing-masing negara menghormati konsep hilirisasi dan tenaga kerja. Jadi negara lain tidak boleh ikut campur di negara lain selama masih dalam kerangka pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia kalah di WTO terkait tuntutan larangan ekspor nikel. Presiden Jokowi mengatakan akan mengajukan banding atas kekalahan ini.

Jokowi mengatakan pemerintah terus mendorong hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah. Jokowi mengatakan ekspor bahan baku nikel tujuh tahun lalu hanya senilai US$ 1,1 miliar.

“Rp 19-20 triliun setahun karena kita ekspor raw material, kita ekspor raw material,” ujarnya.

(kil/das)