liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Rusia Tiba-Tiba Puja-puji RI, Ternyata Ini Alasannya

Rusia Tiba-Tiba Puja-puji RI, Ternyata Ini Alasannya

Jakarta, CNBC Indonesia – Rusia yang kini menjadi sasaran kritik dari beberapa negara akibat perang di Ukraina tiba-tiba memuji RI.

Rusia menyebut Indonesia sebagai kekuatan besar yang berpengaruh di dunia. Hal ini juga sejalan dengan terpilihnya Indonesia sebagai ketua ASEAN.

Lantas, apa alasan negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu memuji Indonesia?

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dalam wawancara dengan media Rusia, Sputnik, Duta Besar Federasi Rusia untuk ASEAN Alexander Ivanov mengatakan Indonesia adalah negara besar yang sangat berpengaruh, baik di kawasan maupun di dunia.

“Indonesia terus berkembang dengan sangat dinamis. Diharapkan pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa melebihi 5%. Penting juga bagi kita untuk menjalin hubungan persahabatan yang baik, yang terus berkembang di segala bidang,” ujar Ivanov, dikutip Sabtu ( 3/12/2022 ).

Ia pun memuji RI sebagai ketua Asean 2023. Ivanov berharap Indonesia dapat secara efektif memimpin Asean dan mekanisme Asean, antara lain East Asia Summit (EAS), Asean Regional Forum, dan Asean-Plus Defense Ministers’ Meeting.

Namun, Ivanov juga mengatakan bahwa kepemimpinan Indonesia di ASEAN tidaklah mudah, seperti halnya kepresidenan G20 dulu.

“Mengapa tidak mudah? Untuk sejumlah alasan, ketegangan geopolitik di dunia meningkat dan upaya tergesa-gesa oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya untuk mengkonsolidasikan hegemoni AS di dunia. Kami juga menyaksikan serangan tidak hanya di Rusia, tapi juga di China,” jelasnya.

Ditambahkannya, pasti ada tantangan di Asean, salah satunya masalah dengan Myanmar. Pasalnya, belum ada kesepakatan lengkap dari 10 negara yang tergabung dalam ASEAN untuk menanganinya.

“Selain itu, tidak semuanya berjalan mulus di dalam Asean itu sendiri, dan itu akan semakin memperumit kepemimpinan Indonesia. Ada isu Myanmar. Sayangnya, belum ada konsensus yang utuh di antara 10 negara anggota Asean bagaimana menanganinya. Namun, kami pikir Asean harus memainkan peran penting dalam menyelesaikan krisis di Myanmar dan kami sangat mendukung Konsensus Lima Poin Asean,” katanya.

Ivanov mengatakan negaranya akan terus bekerja sama dengan Indonesia sebagai Ketua ASEAN untuk semua urusan internasional.

“Indonesia tidak menyerah pada tekanan terkuat dan belum pernah terjadi sebelumnya dari negara-negara Barat, terutama AS, untuk mengecualikan Rusia dari G20, serta dari semua mekanisme kerja sama regional dengan Asean sebagai pusatnya. Barat telah melakukan segalanya dan berusaha menentukan mereka penting bagi ASEAN dan ketuanya,” katanya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Rusia Tak Akan Mundur, Siap Serang Ukraina Habis-habisan!

(Luc/Luc)